BERKOMUNIKASI
YANG BAIK DI TENGAH PANDEMI
VIRUS
CORONA COVID-19
Sudah
berjalan empat bulan sejak pandemi virus corona COVID-19 menyerang Indonesia.
Virus mematikan ini membuat segala sesuatu terhambat. Virus
Corona atau biasa kita kenal dengan sebutan COVID-19 ini pertama kali muncul di
negara China khususnya kota Wuhan, pada bulan Desember 2019. Virus ini mulai
menyebar di berbagai dunia sejak bulan Januari 2020 hingga saat ini. Indonesia
sendiri mengumumkan adanya kasus COVID-19 pada awal bulan Maret 2020. Di Indonesia terkonfirmasi 25.773 positif corona, 7.051 sembuh, dan 1.573 jiwa meninggal dunia akibat Pandemi Covid 19.
Virus
Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.
Siapapun dapat terinfeksi virus corona ini, akan tetapi bayi, anak kecil serta
orang dengan kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terkena virus ini. Namun
dari beberapa data atau sumber-sumber yang ada penyakit ini rata-rata menyerang
kalangan orang dewasa hingga lanjut usia.
Virus corona masuk ke dalam tubuh manusia
melalui sel-sel. Gejala-gejala yang timbul
akibat dari virus corona atau COVID-19 ini antara lain: orang yang terjangkit
virus ini mengalami gejala flu, batuk berat, tenggorokan kering, demam tinggi, dan
sulit bernafas (mengalami gangguan pernapasan). Ada beberapa cara yang dapat
dilakukan untuk mengurangi risiko terjangkit virus corona ini dengan cara,
sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air maksimal 20 menit, hindari
menyentuh daerah wajah saat tangan dalam keadaan kotor atau belum mencuci
tangan, menjaga kebersihan lingkungan,menjaga pola makan yang sehat,
menggunakan masker saat berada di luar rumah (kerumunan), menjaga jarak minimal
1 meter, dan juga tidak melakukan komunikasi secara langsung.
Sampai
saat ini masih banyak masyarakat yang menyepelekan virus COVID-19 ini di
berbagai daerah entah di pelosok maupun di kota yang sudah tersentuh oleh jaman
modern dimana selalu mendapat informasi sekalipun. Dari yang muda hingga yang
sudah lanjut usia, tidak dipungkiri masih ada orang yang tidak peduli dengan
virus yang bisa dibilang mematikan ini karena sudah memakan banyak korban.
Dalam
beberapa kasus nyata di lingkungan saya, beberapa masyarakat yang jika ia telah
di diagnosis oleh dokter ahli bahwa mereka positif terdampak COVID-19, biasanya
tidak percaya. Mereka beranggapan jika gejala yang didapat hanya seperti gejala
demam saja. Hingga mereka tidak terima dengan diagnosa tersebut dan mencoba
periksa di dokter lainnya. Pada akhirnya mereka masih berkeliaran tanpa
mengenakan APD (Alat Pelindung Diri) dan memapari masyarakat yang belum
terpapar virus bahkan hingga memapari dokter yang memeriksa secara langsung
akibat tidak jujurnya bahwa mereka telah di diagnosis positif COVID-19.
. Di masa pandemi COVID-19 sekarang
komunikasi ini umumnya membuat berbagai kalangan resah karena berkomunikasi
secara langsung membuat kita dapat terpapar pandemi COVID-19 secara langsung. Saya
pun resah jika harus keluar rumah untuk membeli sesuatu atau ada perlu yang
mendesak dan mengharuskan saya keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain.
Berkomunikasi yang baik di tengah pandemi COVID-19 ini perlu diterapkan agar
kita tidak terpapar virus secara langsung.
Pertama, selalu memakai masker
kemanapun anda pergi bahkan jika keluar rumah hanya untuk menutup pagar,
membuang sampah, atau lain sebagainya. Kita tidak tahu jika saat kita keluar
untuk melakukan pekerjaan sepele itu akan ada orang lewat atau mampir untuk
bertanya sesuatu atau sekedar menyapa. Kedua, jaga jarak. Tidak perlu menjaga
jarak terlalu jauh, cukup dua langkah dari lawan bicara saja. Agar tidak
menyinggung lawan bicara juga jika kita seperti bertindak berlebihan. Ketiga,
jika perlu tidak perlu berbicara secara langsung/tatap muka jika itu bisa
dilakukan melalui media seperti lewat pesan chat
di aplikasi media sosial yang sudah kita terapkan di era modern ini.
Menyampaikan pesan lewat media sosial telah kita lakukan sejak lama, lebih baik
memnyampaikan pesan melalui media seperti ini untuk lebih meminimalisir
pertemuan dan menghentikan penyebaran virus corona ini.
Kita tidak boleh lagi menyepelekan masalah virus
corona atau COVID-19 yang telah memakan banyak korban ini. Selalu terapkan
upaya yang telah dihimbau oleh pemerintah. Hentikan penyebaran virus corona
dengan menerapkan berbagai himbauan dan terapkan cara berkomunikasi yang baik di tengah
pandemi ini.

No comments:
Post a Comment