Saturday, June 27, 2020


BERKOMUNIKASI YANG BAIK DI TENGAH PANDEMI
VIRUS CORONA COVID-19


Sudah berjalan empat bulan sejak pandemi virus corona COVID-19 menyerang Indonesia. Virus mematikan ini membuat segala sesuatu terhambat. Virus Corona atau biasa kita kenal dengan sebutan COVID-19 ini pertama kali muncul di negara China khususnya kota Wuhan, pada bulan Desember 2019. Virus ini mulai menyebar di berbagai dunia sejak bulan Januari 2020 hingga saat ini. Indonesia sendiri mengumumkan adanya kasus COVID-19 pada awal bulan Maret 2020. Di Indonesia terkonfirmasi 25.773 positif corona, 7.051 sembuh, dan 1.573 jiwa meninggal dunia akibat Pandemi Covid 19.

Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Siapapun dapat terinfeksi virus corona ini, akan tetapi bayi, anak kecil serta orang dengan kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terkena virus ini. Namun dari beberapa data atau sumber-sumber yang ada penyakit ini rata-rata menyerang kalangan orang dewasa hingga lanjut usia.

Virus corona masuk ke dalam tubuh manusia melalui sel-sel. Gejala-gejala yang timbul akibat dari virus corona atau COVID-19 ini antara lain: orang yang terjangkit virus ini mengalami gejala flu, batuk berat, tenggorokan kering, demam tinggi, dan sulit bernafas (mengalami gangguan pernapasan). Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjangkit virus corona ini dengan cara, sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air maksimal 20 menit, hindari menyentuh daerah wajah saat tangan dalam keadaan kotor atau belum mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan,menjaga pola makan yang sehat, menggunakan masker saat berada di luar rumah (kerumunan), menjaga jarak minimal 1 meter, dan juga tidak melakukan komunikasi secara langsung.

Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang menyepelekan virus COVID-19 ini di berbagai daerah entah di pelosok maupun di kota yang sudah tersentuh oleh jaman modern dimana selalu mendapat informasi sekalipun. Dari yang muda hingga yang sudah lanjut usia, tidak dipungkiri masih ada orang yang tidak peduli dengan virus yang bisa dibilang mematikan ini karena sudah memakan banyak korban.

Dalam beberapa kasus nyata di lingkungan saya, beberapa masyarakat yang jika ia telah di diagnosis oleh dokter ahli bahwa mereka positif terdampak COVID-19, biasanya tidak percaya. Mereka beranggapan jika gejala yang didapat hanya seperti gejala demam saja. Hingga mereka tidak terima dengan diagnosa tersebut dan mencoba periksa di dokter lainnya. Pada akhirnya mereka masih berkeliaran tanpa mengenakan APD (Alat Pelindung Diri) dan memapari masyarakat yang belum terpapar virus bahkan hingga memapari dokter yang memeriksa secara langsung akibat tidak jujurnya bahwa mereka telah di diagnosis positif COVID-19.

. Di masa pandemi COVID-19 sekarang komunikasi ini umumnya membuat berbagai kalangan resah karena berkomunikasi secara langsung membuat kita dapat terpapar pandemi COVID-19 secara langsung. Saya pun resah jika harus keluar rumah untuk membeli sesuatu atau ada perlu yang mendesak dan mengharuskan saya keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain. Berkomunikasi yang baik di tengah pandemi COVID-19 ini perlu diterapkan agar kita tidak terpapar virus secara langsung.

Pertama, selalu memakai masker kemanapun anda pergi bahkan jika keluar rumah hanya untuk menutup pagar, membuang sampah, atau lain sebagainya. Kita tidak tahu jika saat kita keluar untuk melakukan pekerjaan sepele itu akan ada orang lewat atau mampir untuk bertanya sesuatu atau sekedar menyapa. Kedua, jaga jarak. Tidak perlu menjaga jarak terlalu jauh, cukup dua langkah dari lawan bicara saja. Agar tidak menyinggung lawan bicara juga jika kita seperti bertindak berlebihan. Ketiga, jika perlu tidak perlu berbicara secara langsung/tatap muka jika itu bisa dilakukan melalui media seperti lewat pesan chat di aplikasi media sosial yang sudah kita terapkan di era modern ini. Menyampaikan pesan lewat media sosial telah kita lakukan sejak lama, lebih baik memnyampaikan pesan melalui media seperti ini untuk lebih meminimalisir pertemuan dan menghentikan penyebaran virus corona ini.

Kita tidak boleh lagi menyepelekan masalah virus corona atau COVID-19 yang telah memakan banyak korban ini. Selalu terapkan upaya yang telah dihimbau oleh pemerintah. Hentikan penyebaran virus corona dengan menerapkan berbagai himbauan dan terapkan  cara berkomunikasi yang baik di tengah pandemi ini.

No comments:

Post a Comment

BERKOMUNIKASI YANG BAIK DI TENGAH PANDEMI VIRUS CORONA COVID-19 Sudah berjalan empat bulan sejak pandemi virus corona COVID-19 m...